Tak Sekadar Sosial, Program Bipeka PKS Dorong Ekonomi Keluarga

Menu Atas

Update

...

Tak Sekadar Sosial, Program Bipeka PKS Dorong Ekonomi Keluarga

Jumat, 16 Januari 2026

Sungai Penuh – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sungai Penuh melalui Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) terus memperkuat program pemberdayaan perempuan berbasis lingkungan dan ekonomi keluarga. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui kunjungan langsung ke Bank Sampah Batu Gong Kumun, sebagai bagian dari upaya mendorong kreativitas dan kemandirian ibu-ibu dalam mengelola sampah.
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pendampingan bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi. Bipeka menilai, pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga.
Ketua Bipeka PKS Kota Sungai Penuh, Rika Fildayanti, ST, menyampaikan apresiasi atas inovasi para ibu-ibu pengelola bank sampah yang berhasil mengubah limbah menjadi karya seni dan produk kreatif.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas ibu-ibu di sini. Mereka mampu membuktikan bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi. Ini sejalan dengan program Bipeka yang fokus pada penguatan peran perempuan dan ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Rika.
Ia menambahkan, Bipeka akan terus mendorong kegiatan serupa agar dapat direplikasi di kelurahan dan kecamatan lain di Kota Sungai Penuh, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Selain penguatan di tingkat komunitas, PKS melalui fraksinya di DPRD juga berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah daerah agar lebih memberi perhatian terhadap keberadaan bank sampah, baik dari sisi pembinaan, sarana pendukung, maupun kesinambungan program.
Menurut Rika, sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Bipeka ingin memastikan bahwa perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek perubahan yang mampu menciptakan solusi nyata bagi lingkungan dan ekonomi keluarga,” tambahnya.
PKS berharap, program Bipeka dapat terus menjadi motor penggerak lahirnya komunitas kreatif dan mandiri, sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di Kota Sungai Penuh.