Sungai Penuh — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sungai Penuh memberikan apresiasi khusus kepada para ibu yang setia mendampingi anak berkebutuhan khusus. Penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud penghormatan atas keteguhan hati, kesabaran tanpa batas, serta cinta tulus yang selama ini mereka curahkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu yang jatuh pada bulan Desember lalu.
Pengakuan untuk Ibu-Ibu Tangguh
Dalam kesempatan itu, PKS menegaskan bahwa para ibu yang membesarkan anak berkebutuhan khusus merupakan perempuan-perempuan kuat yang kerap luput dari perhatian publik. Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi anak-anak mereka, para ibu justru berperan sebagai fondasi utama keluarga—menjadi guru pertama, perawat penuh dedikasi, sekaligus sumber kekuatan mental bagi buah hati mereka.
Ketua DPD PKS Kota Sungai Penuh, Ferry Satria, menuturkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, ini merupakan bentuk pengakuan moral atas peran besar para ibu dalam menjaga, membimbing, dan memperjuangkan masa depan anak-anak berkebutuhan khusus. “Bagi kami, mereka adalah sosok ibu luar biasa. Kesabaran dan ketulusan yang mereka tunjukkan adalah pengabdian yang patut dihormati,” ungkapnya.
Memaknai Hari Ibu Secara Lebih Bermakna
PKS menilai, peringatan Hari Ibu seharusnya tidak berhenti pada ucapan atau simbol semata, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PKS berharap makna Hari Ibu semakin luas, sebagai momentum untuk menghargai perjuangan perempuan dalam berbagai situasi, termasuk mereka yang menjalani peran berat mendampingi anak-anak istimewa.
“Kami ingin Hari Ibu menjadi ajang refleksi bersama, bahwa di sekitar kita banyak ibu yang berjuang dalam senyap. Mereka jarang mengeluh, padahal tanggung jawab yang dipikul sangat besar,” tambah Ferry Satria.
Keteguhan dalam Perjuangan yang Tak Terlihat
Para ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus harus menghadapi beragam tantangan, mulai dari minimnya fasilitas pendukung, stigma sosial, hingga persoalan ekonomi. Meski demikian, mereka tetap berdiri kokoh, memastikan anak-anaknya memperoleh kasih sayang, pendidikan, serta kesempatan tumbuh dan berkembang secara layak.
PKS menilai, kekuatan para ibu ini bersumber dari cinta tanpa syarat. Di tengah segala keterbatasan, mereka tetap menyimpan harapan dan optimisme, terus berjuang agar anak-anaknya dapat hidup mandiri dan diterima secara utuh di tengah masyarakat.
Dorongan untuk Kepedulian Bersama
Melalui kegiatan penghargaan ini, PKS Kota Sungai Penuh juga mengajak berbagai pihak—mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat umum—untuk memberikan perhatian lebih serius kepada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Bentuk dukungan tersebut dapat berupa penyediaan pendidikan inklusif, layanan kesehatan yang memadai, serta ruang sosial yang ramah bagi anak-anak istimewa.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus dan keluarganya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar salah satu pengurus PKS.
Apresiasi yang Memberi Semangat
Para ibu penerima penghargaan terlihat haru dan bangga atas perhatian yang diberikan. Bagi mereka, apresiasi ini bukan semata soal piagam atau simbol penghormatan, melainkan bukti bahwa perjuangan panjang yang selama ini dijalani tidak luput dari perhatian.
PKS Kota Sungai Penuh berharap, penghargaan ini dapat menjadi sumber semangat bagi para ibu untuk terus melangkah dengan keyakinan, sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin peduli dan inklusif.
Melalui kegiatan ini, PKS kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui aktivitas politik, tetapi juga lewat gerakan sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Hari Ibu pun dimaknai lebih dalam—sebagai perayaan ketangguhan, cinta, dan pengorbanan perempuan, khususnya para ibu hebat yang mendampingi anak berkebutuhan khusus.
Update
...
Warta
